[Ficlet] Prasangka Jun

sus

Angelina Triaf ©2016 Present

Prasangka Jun

Wen Junhui & Hong Jisoo/Joshua (Seventeen) | Comedy, Friendship | G | Ficlet

Jadi cousin complex bukan berarti membuaku gila lantas menikung teman sendiri.

0o0

“Kau sudah menemukannya?”

Jun yang sedang mengerjakan tugas dari salah satu dosennya mau tak mau mengalihkan pandangannya pada Jisoo yang sepertinya sedang bicara serius pada orang di seberang telepon. Kacamata baca yang ia kenakan sebelumnya telah ia lepas demi bisa melihat dengan jelas wajah mencurigakan Hyung-nya itu.

“Iya, rambutnya pirang dan kakinya jenjang. Wajahnya blasteran dan tubuhnya proporsional.”

Mendengarkan ciri-ciri fisik yang Jisoo ucapkan otomatis membuat Jun mengerutkan kening.

Kenapa mirip sekali dengan Cheonsa, ya?

“Bawa ia padaku besok, aku hanya diberi libur tiga hari oleh manajer. Iya, penerbangan ke New York jangan lupa disiapkan juga.”

New York? Jisoo Hyung mau bawa Cheonsa ke New York?

Setting pernikahannya sudah siap, kan? Aku mau segalanya sempurna saat kami datang.”

Apa? Setting pernikahan?!

Bruk!

YA JISOO HYUNG KENAPA COUSIN COMPLEX-MU ITU SEMAKIN PARAH, SIH?!”

Belum cukup syok melihat ponselnya yang dibanting oleh Jun, Jisoo kini mengerutkan kening mendengar teriakan Jun yang seperti orang kesetanan itu.

“Hei, ada apa denganmu?”

“Aku sudah cukup sabar dengan dirimu yang selalu menempel dengan Cheonsa. Tapi sekarang apa, Hyung? Kau membawa Cheonsa ke New York lalu akan menikahinya?! Demi Tuhan, ia sepupumu bahkan kekasih sahabatmu sendiri. Hyung, kau sungguh tega padaku. Kau lebih buruk dari―”

“Diamlah atau kupastikan Wen Junhui hanya tinggal nama esok hari,” ucap Jisoo sembari membekap mulut Jun.

Tak lama, sampai Jisoo melepaskan tangannya dari mulut Jun―yang malah membuat pemuda itu berteriak semakin kencang.

“TAK CUKUP MENIKAHI CHEONSA DAN KAU INGIN MEMBUNUHKU? HYUNG, KAU INI KESAMBET ATAU BAGAIMANA?!”

YA BISA TIDAK TAK BERTERIAK?! DAN HENTIKAN OCEHAN ANEHMU ITU. SIAPA PULA YANG INGIN MENIKAHI CHEONSA?!”

“LALU ITU TADI SAAT KAU MENELEPON DAN MEMBICARAKAN GADIS PIRANG BLA BLA BLA ITU? ITU CHEONSA, KAN?!”

Oh, Jisoo baru tahu alasan kegilaan yang tengah terjadi saat ini.

“Dasar sinting,” umpatnya pada Jun lalu segera mengambil ponselnya―yang untungnya tidak rusak. “Memangnya yang punya rambut pirang hanya Cheonsa saja?”

Setelahnya Jisoo kembali menempelkan ponselnya ke telinga, kembali mendengar suara seseorang di seberang.

“Maaf tadi ada gempa bumi jadinya ponselku jatuh.”

Gempa bumi; alasan yang bagus, Hong Jisoo.

“Iya, hati-hati membawanya. Porselen itu sangat mahal dan butuh waktu setidaknya enam bulan untuk membuat detilnya menjadi sesempurna itu. Kabari Cheonsa juga untuk segera mengonfirmasi boneka pria miliknya. Foto pernikahan itu harus terlihat sempurna.”

Mungkin jika mereka hidup di dalam komik, Jun akan berada dalam posisi merana dengan garis-garis hitam nan suram di sekitar wajahnya.

“Jadi, hanya boneka porselen?” gumam Jun datar.

Sial, Jun malu setengah mati dibuatnya―apalagi saat Jisoo tak sengaja melirik ke arahnya yang langsung menunduk karena malu.

Jun lupa jika Cheonsa memiliki tugas desain rancangan pre-wedding, dan memang merupakan ide dari Jisoo untuk menggunakan boneka porselen sebagai model gaun pernikahan mini rancangan Cheonsa―plus Jisoo juga membantu sepupu cantiknya itu dengan menyumbangkan uang gajinya untuk membuat boneka porselen super mahal yang tengah Jisoo bicarakan di telepon.

Memang, Jun sangat takut kehilangan Cheonsa. Apalagi saingannya itu loh, Hyung-nya sendiri di grup yang sialnya merupakan sepupu dari kekasihnya―yang sialnya lagi mengidap cousin complex akut. Wajar kan jika Jun selalu curiga dengan Jisoo?

“Tenang, Jun. Jadi cousin complex bukan berarti membuaku gila lantas menikung teman sendiri.”

Entah sejak kapan Jisoo telah memutus sambungan teleponnya. Kini ia menatap Jun dengan lembut sembari menepuk pundaknya brotherly. “Cheonsa selalu mencintaimu, yakinlah akan hal itu.”

Bukan Cheonsa yang menggombalinya langsung, namun kenapa Jun merasakan pipinya memanas, ya?

Ia tersenyum kecil, balas menatap Jisoo dengan pandangan yang tak terdefinisi apa artinya. Semoga saja Hyung-nya itu cepat sembuh dan segera menemukan jodohnya di luar sana.

Ya, semoga saja.

FIN

Iklan

10 thoughts on “[Ficlet] Prasangka Jun

  1. “Maaf tadi ada gempa bumi” paling ngakak bagian ini😂 tolong jisoo dicariin jodoh kak. kalo gak kapan sembuh cousin complexnya? wkwk
    ditunggu karya lainnya kak~ keep writing&fighting!xoxo

    Suka

  2. “Maaf tadi ada gempa bumi jadinya ponselku jatuh.”
    Wow,hong jisoo pinter ugha:)))
    Jisoo kurang asupan cewek kayanya,tolong dicarikan supaya dia punya pasangan:))))
    Keren nih kak,wkwk

    Suka

  3. Lol. Beneran ketawa pas yang ‘gempa bumi’ itu. Kalo aku jadi yang ditelepon Jisoo, aku bengong kali. Mana ada yang abis ada gempa malah ngelanjutin telepon? Haha. Jisoo ada-ada aja sih! 😂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s