[Ficlet] Where Are You?

lk

Angelina Triaf ©2016 Present

Where Are You?

Yoon Jeonghan (Seventeen) & Oh Sena (OC) | Hurt | G | Ficlet

0o0

Jalan setapak itu bagai lahan luas yang mungkin terasa sulit untuk dilalui. Menyelaminya seperti menerawang samudera tanpa tahu apa yang menanti di titik pertemuannya. Tetapi, bisakah aku melewatinya dengan mudah? Bagai mencari sebuah jarum dalam jerami, kau mungkin mengira aku melakukan pekerjaan yang sia-sia. Salah, aku tak kenal apa itu rasa tak berguna. Mencarimu bukan berarti menjelajahi tumpukan jerami untuk sekadar mencari sebuah jarum tak berguna. Aku seperti berkelana dengan pasti, karena dirimu menerangiku dari kejauhan. Aku yakin.

Mencarimu bukan seperti jatuh bebas menuju palung laut terdalam. Aku tak merasa seperti itu―sungguh. Seperti menatap awan yang bergerak tanpa batas yang jelas, aku cukup menyukai permainan ini. Jika kamu bertanya apakah aku bosan, maka jawabannya adalah tidak. Tidak sama sekali. Aku senang dengan semua ini. Pencarian yang manis, berkelana jauh ke seberang dunia luas yang tak pernah kita tahu bagaimana kisahnya di masa lalu ataupun ramalannya di kemudian hari. Rasanya hebat! Sesak yang tersimpan di hati perlahan pudar seiring menarinya dedaunan bersama angin. Apakah tak ada yang lebih baik dari ini?

Bertahun bukanlah suatu perjuangan yang mudah. Aku di sini, dan sebenarnya selalu di sini. Selalu di hatimu, karena kau adalah tempat aku kembali. Kau adalah rumahku, lalu aku harus bagaimana lagi? Tempat tinggalku menghilang, dan aku harus mencarinya kemanapun dunia menyembunyikannya dengan tak berperasa. Dirimu. kaulah tempatku seharusnya berada. Sama seperti dewa yang memang harus tinggal di ketinggian langit cakrawala tanpa bisa diganggu lagi. Seperti itulah kau dan aku. Kaulah tempatku kembali, lalu aku bisa apa? Aku hanya bisa pulang ke peraduanku; yaitu dirimu.

Namun mengapa surga itu pergi? Mengapa kau pergi membawa segalanya yang aku butuhkan?―yang aku cintai. Dirimu. Mengapa kau pergi membawa semuanya? Duniaku hilang seiring dengan kepergianmu. Lalu aku harus apa? Mencarimu seperti ini mungkin akan menjadi hal yang melelahkan nantinya. Tapi aku tak pernah ingin merasakan lelah itu. Semua ini demi dirimu. Perjalanan panjang ini untukmu. Cinta ini sepenuhnya hanya untukmu. Aku hanya milikmu, dan aku harap kau akan mengatakan hal yang sama denganku. Aku cinta padamu. Cepat pulang dan bawa kembali kehangatan hatimu untuk hatiku berpulang. Aku rindu, apakah kau tak merasakan hal yang sama?

Seandainya kau di sini, mungkin kita bisa berjalan beriringan lagi dan membicarakan masa depan bersama. Duduk berdua di dalam bus kota atau hanya sekadar bertukar suara di telepon umum. Memang sangat lucu. Karena kau diciptakan untuk menjadi gadis manja yang akan selalu terlihat menggemaskan juga konyol. Aku suka dirimu. Menyukai semuanya. Semuanya, dan tak ada orang lain yang bisa menggantikannya dengan apa pun di dunia ini. Tidak dengan harta, tidak dengan kepuasan, tidak juga dengan takhta Tuhan. Aku hanya ingin agar kau kembali. Hanya itu. Sederhana, bukan?

“Oppa, ayo ke sini!

Lihatlah, bahkan aku terlalu gila karena merasa mendengar suaramu. Ayolah, jangan selalu bercanda. Aku serius. Pulanglah, aku merindukanmu. Hatiku merindukan kehangatan hatimu. Andai waktu bisa kembali sesuka hatinya. Andai kehendak Tuhan bisa dipermainkan semaunya. Andai semua kuasa Tuhan bisa diputar-balikkan…

“Oppa…”

Hentikan! Kumohon hentikan! Langkahku tak kunjung menemukan tempat peristirahatannya. Hentikan! Aku lelah, kumohon… Aku ingin pulang…

“Oppa, tolong...

“Hentikan!”

“Jeonghan, kau kenapa?”

Aku memeluk Nuna dengan erat. Takut, kecewa―menyesal. Aku…

Tidak! Cepatlah pulang, Sena. Kembalilah kemari, kumohon…

Sena, pulanglah…

Nuna…”

“Sudahlah Han, ikhlaskan Sena. Ia tak bisa pergi jika kau terus menyuruhnya untuk pulang. Rumahnya bukan di sini lagi. Han, mengertilah—“

Nuna, Sena akan pulang kemari!”

Entah mengapa Nuna selalu berkata seperti itu. Aku yakin kau akan pulang kemari. Secepatnya. Aku selalu menunggumu. Kau pasti pulang dan kembali padaku, kan? Sena, cepat pulang. Nuna salah, Sena pasti akan pulang. Gadis manis itu pasti akan segera pulang.

“Jeonghan, ikhlaskan Sena. Nuna mohon…”

Tetesan air matanya membuatku semakin bingung. Apa ada yang salah? Aku hanya ingin rumah tempatku seharusnya berada kembali di hadapanku. Hanya itu. Apakah salah, Tuhan? Apakah aku meminta sesuatu yang berlebihan? Hanya kepulangannya kemari. Hanya itu. Atau mungkinkah… Sena sudah tak bisa lagi kembali kemari?

Nuna… tolong aku. Aku sangat merindukan Sena.

Nuna, aku merindukan Sena.”

Hanya tenggelam dalam pelukannya. Aku selalu berdoa agar Sena kembali, namun ia tak kunjung datang. Aku… aku merasa seperti orang yang tak berguna. Aku bodoh―aku ceroboh. Bagaimana bisa aku melepaskan seorang bidadari cantik itu begitu saja? Aku menyesal. Tuhan, tolong kembalikan Sena.

“Sena…”

0o0

Mencintai seseorang tidaklah mudah. Aku mencintainya. Sangat. Aku membencinya. Sangat. Bagaimana bisa? Aku hanyalah seorang manusia biasa yang lelah dengan keadaan. Aku lelah dengan semuanya. Aku lelah. Kumohon, aku lelah… Tuhan, bisa akhiri segera penderitaanku. Sebentar saja, bisakah?

Oh Sena

0o0

Seoul, December 7th xxxx

Telah dinyatakan bahwa saudari Sena mengidap alzheimer. Ia benci dengan bau rumah sakit yang menusuk. Ia ingin pulang. Ia merindukan rumah. Jeonghan―pemuda itu adalah rumahnya. Tempat hatinya akan selalu merasakan rindu untuk kembali pulang. Sena tak bisa tinggal. Ia harus pergi. Jeonghan, Sena mengucapkan selamat tingal.

“Oppa, tolong. Sena tak suka berada di sini.

“Oppa, Sena ingin pulang. Rumah sakit membuat Sena takut.

Jeonghan Oppa…”

FIN

Iklan

One thought on “[Ficlet] Where Are You?

  1. aku bingung deh.. aku kira pertamanya pas baca jeonghan pov sena tuh udh meninggal, tp pas baca yg bagian bwah kok kyaknya sena blm mninggal cuma dia ada d rs karna mnderita alzheimer. Jd aku bngung antara sena udh mninggal apa sena diasingkan(?)
    ffnya keren, baru prtama kali baca ff yg cast pov nya keren gini kata2nya.. pemilihan kata2nya bagus, mudh dimengerti kata2nya tp yg aku bngungin y cuma itu doang :’D *otak aku g kesampean baca ff model gini huwwaa =))

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s