[Ficlet] Faithfulness

jio

Angelina Triaf ©2016 Present

Faithfulness

Hong Jisoo/Joshua & Wen Junhui (Seventeen) | Friendship | G | Ficlet

Setidaknya terimalah alstroemeria dariku.

0o0

Jisoo memutar bola mata melihat Jun yang hanya berjalan mondar-mandir sedari tadi di depan pintu kamarnya sendiri. Oh Tuhan, hal itu terlihat sangat menyebalkan.

Ya, sampai kapan kau mau seperti itu?”

Kesal; tentu saja sangat kesal. Pemuda yang lebih tinggi pun menoleh―salah besar bagi Jisoo yang malah harus melihat wajah memelas milik Jun yang terlihat sangat mengerikan. Sangat―demi apa pun di dunia ini.

Hyung, kau tahu sendiri kan Cheonsa itu seperti apa?”

“Tentu saja, memangnya Hyung itu dirimu yang baru kenal langsung bilang suka? Tidak realistis.”

Yap, jatuh cinta pada pandangan pertaman menjadikan Jun gila dibuatnya. Bingung sendiri, resah sendiri, dan entah segala perasaan campur aduk apa lagi yang ada dalam dirinya.

Melihat Cheonsa pertama kali di dalam dorm lantaran sang Hyung yang waktu itu dengan bangga memperkanalkan sepupu cantiknya yang merupakan model terkenal. Jun hanya diam terpaku di tempatnya, memerhatikan wajah cantik bak barbie yang baru pertama kali itu ia lihat.

Sungguh, rasanya ingin langsung mati dan masuk ke surga agar dapat bertemu bidadari secantik itu.

“Itu refleks mulutku, Hyung, sungguh. Bukan mau otakku untuk langsung berkata seperti itu.”

Ini semua berawal dari kebodohan Jun yang dengan tak tahu dirinya mengajak Cheonsa jalan-jalan suatu hari. Cheonsa, dengan sifatnya yang ramah mau saja mengiyakan ajakan Jun. Gadis itu hanya tak tahu saja bahwa Jun sudah mempersiapkan berbagai macam rayuan untuk membuatnya luluh.

Namun, it’s a secret. Cheonsa paling anti dengan yang namanya love at first sight. Gadis itu hanya tak habis pikir how people can fall in love so easily for life.

“Hah, dasar menyusahkan.”

Jisoo akhirnya bangkit dari duduknya, menghampiri Jun yang masih layaknya setrika panas tak tentu arah. “Cheonsa suka bunga,” kata Jisoo kemudian, sebelum ia kembali melanjutkan, “Kau beri saja ia bunga lalu bilang seperti ini, ‘setidaknya terimalah alstroemeria dariku’.”

Hingga Jun akhirnya terdiam, fokusnya terlimpah penuh pada Jisoo yang berdiri di hadapannya.

“Alstroemeria? Lambang kesetiaan, ya?”

Sang Hyung mengangguk, dengan senyum kecil di bibirnya karena bersyukur Jun ternyata tahu arti dari bunga yang ia sebutkan.

“Tapi, Hyung―”

“Apa lagi? Demi Tuhan, aku harus membantu Jihoon mengaransemen lagu baru.”

Tingkat emosi Jisoo sudah mendekati batasnya. Ia melihat Jun yang menampakkan wajah polosnya―pertanda bahwa ia sedang memikirkan sesuatu yang pastinya tak beres dan hanya akan membuat orang lain menghela napas pasrah.

“Memangnya Cheonsa tahu arti dari bunga itu?”

Ya, Jisoo hanya bilang bahwa Cheonsa suka dengan bunga, bukannya suka mencari tahu arti dari tiap bunga.

Bagus, Jisoo resmi menghela napas pasrah sekarang.

FIN

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s