[SVT FREELANCE] – [Chaptered] Your My Healing (Part 14)

Title : Your My Healing

Author : Jehwakim

Cast :- Hyun Hani (you/oc)

    – Choi Seungcheol as Scoups Svt

    – Kim MinGyu as Mingyu Svt

Genre : Romance, school life

Rating : 15+

Length : Chaptered

ani Pov^

Aku menikmati hembusan angin yang sejuk di taman belakang bersama seungcheol

Ini sudah ke lima harinya semenjak mingyu di gantikan dari tim basket, dan masuk ke rumah sakit.

“cheol ah… lusa kau bertanding basket kan?”

“eoh…” jawab seungcheol singkat

‘sepertinya.. seungcheol kelelahan akibat latihan belakangan ini yang terlalu keras… sehingga seungcheol sekarang terlihat lemas…’-batinku

Aku pun memperhatikan seungcheol yang tengah berbaring di bawah pohon, dan menjadikan kedua tangannya itu sebagai bantalnya di belakang kepalanya, dan juga matanya yang tertutup itu.

“lusa juga… mingyu akan melakukan operasinya..” ucapku sambil ikut menidurkan badan ku di sebelahnya

“waeyo? Kau takut?” Tanya seungcheol yang masih bertahan dengan posisinya itu

“aniyo…” ucap ku sambil melihat daun daun yang tertiup angin

Seungcheol pun mengubah posisinya menjadi miring dan menghadapku

Aku yang merasa di lihat oleh seungcheol pun menatapnya balik

“kau khawatir?” tanyanya sambil mengelus rambutku

“memangnya kau tidak?” Tanya ku balik

“tentu saja… khawatir..” ucapnya lalu mengubah posisinya menjadi duduk

“aku takut…” ucapku pelan

“takut kehilangannya?” Tanya seungcheol

“mm… takut kehilangan temanku…” ucap ku lalu duduk di samping seungcheol

“kau pegal?” ucapku tiba tiba lalu memijit bahunya

“ahhh… ne ne ne.. ahh enak.. iya disitu..” ucap seungcheol keenakan

“ckk… kau terlalu keras berlatih tuan choi” ucap ku sambil tersenyum miring

“mm.. aku ingin menang… jadi harus banyak berlatih..” ucap seungcheol sambil memejamkan matanya kembali

“kau ingin menjenguk mingyu?”  Tanya seungcheol sambil menghadap kearah ku

“mm… aniyo…” ucap ku

“tumben..”

“kau mau mengantarkan ku ke mall?” tanyaku ragu ragu

“mau apa kesana?” tanya seungcheol datar

“aku ingin belikan kado… untuk sahabatku… di busan… 5 hari lagi ulang tahunnya..kalau kau capek yasudah aku juga..mm.. tidak memaksa” ucapku ragu ragu sambil melirik lirik seungcheol

Hani Pov End^

Seungcheol Pov^

Entah apa yang kurasakan, tapi aku senang ketika hani memintaku untuk mengantarkannya untuk membelikan hadiah untuk sahabatnya itu

Aku pun juga melihat dari ekor mataku, kalau hani sedang melirik lirik ku dan sepertinya ia ragu ragu kalau aku akan mengantarkannya.

“kkk.. kajja… nanti keburu sore…” ucapku tiba tiba lalu menarik tangannya

“eoh??? Jeongmalyo??” tanya nya senang

“ne.. kajja…” ucapku lalu menggandeng tangannya lalu berjalan menelusuri koridor

“wahhh… seungcheol ahh…” ucap seseorang tiba tiba yang sudah ada di samping ku

“waeyo?” tanya ku datar

“ahhh kalian sudah pacaran?? Kyaaa… kalian bergandengan tangan…” ucap seseorang itu yang ternyata adalah taehyung

“aniyoo…” ucapku lalu melepaskan gandengan tanganku dengan hani

Terlihat dari situ hani pun mempoutkan bibirnya saat aku melepaskan gandengan tangannya

‘ehh… tunggu mempoutkan? Apa ia sebal karna aku melepaskan? Atau sebal karna taehyung meledeknya?’-batinku

“ahhh aku tidak percaya…” ledek taehyung

“aku duluan ne….” ucap hani lalu berjalan duluan mendahuluiku dan taehyung

“yak!! Kau sih….. “ ucapku lalu memukul kepala taehyung

“hani ahh… chamkamman…” teriak ku lalu berlari kecil untuk menyusulnya

—-

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tujuh belas menit, akhirnya kami sampai di mall

“ramai sekali… kalau aku hilang… apa kau akan meninggalkan ku?” tanya hani

“tentu saja tidak… aishh kau ini…” ucapku sambil mengacak acak rambutnya gemas

“kya…” ucapnya sambil merapikan kembali rambutnya

“bolehkah aku menggandeng tangan mu? Hanya antisipasi… agar aku tidak hilang oke?” ucapnya lalu tersenyum simpul kepadaku

‘kenapa dia harus memasang ekspresi menggemaskan seperti itu?? Jantung ku rasanya seperti habis lari marathon.. aigooo…Kenapa dia harus bertanya dulu? Padahal kalau ia tiba tiba menggandeng tangan ku tanpa bertanya pun aku mengizinkan..’-batinku

“eung..” ucapku mengangguk

Dia pun langsung menggandeng tangan ku lalu tersenyum padaku

Tiba tiba ada seorang pegawai mall, yang menghampiri kami berdua

“aigoooo…. Kalian benar benar pasangan muda yang manis…” ucap pegawai itu

“pasangan?” tanyaku kaget

‘apakah kami terlihat seperti pasangan? Berarti…. Ini kencan??’-batinku

“eoh.. mari sini… kami mengadakan lomba… yang menang akan memenangkan barang couple seperti jaket.. baju… dan sepatu… bagus bukan?” ucap sang pegawai sambil membawa aku dan hani ke perlombaan itu

“memangnya lombanya seperti apa ? “ tanya hani yang sepertinya tertarik

“seperti ini… kalian… harus memakan spaghetti ini… yang satu memakannya dari ujung sebelah kanan… dan yang satu lagi… memakannya dari ujung sebelah kiri… yang menang adalah… yang paling kecil ukuran sisa potongan dari spaghetti yang kalian makan arraseo??” tanya pegawai tersebut

“mm.. menarik… ayo kita ikut seungcheol ah…” ucap hani semangat lalu menarik ku ke pendaftaran

‘mwo? Itu artinya… kalau seperti itu… aku dan hani…. Kiss?’-batinku

“yak… kenapa melamun tulis namamu…” ucap hani yang menyandarkan lamunanku

Setelah mengisi formulirnya, kami pun duduk di bangku yang telah di sediakan

“okeee…. Kita hitung ya…. Hana…. Dul….. set… sijjak…” ucap salah satu pegawai tersebut

Hani pun mulai mengambil spaghettinya lalu ia memakan dari ujung sebelah kiri, sedangkan aku dari sebelah kanan.

‘aigooo… eotteokhae? Aku tidak bisa fokus…’-batinku

Sedikit demi sedikit pun aku, memakan spaghetti ini perlahan

Hani memakan spaghetti ini dengan cepat

‘aigoooo bibir itu…’- batinku

Lalu aku pun langsung terbayang saat aku yang mencium hani di kamarnya waktu itu

‘aigoo aigoooo sudahlah…. Sadar cheol ah… sadar…’-batinku

Bibir hani pun semakin dekat… dan dekat… jarak bibir kami pun hanya tinggal empat centi saja

“kami hitung mundur oke??? Lima…. Empat…” seru salah satu pegawai

Aku pun mengambil alih permainan

Aku mulai memiringkan kepalaku ke kanan lalu mulai memakan spaghetti ini perlahan lahan, dan sampai sampai hani pun memundurkan kepalanya tapi segera ku tahan dengan tangaku agar kepalanya tidak mundur.

“tiga…. Dua….. satu….oke…   habis…” seru pegawai

Pada saat itu pula aku dan hani menggigit spaghetti yang kami makan,

“wah kecil sekali…” ucap ku sambil melihat potongan spaghetti kami

Aku pun menengok kearah hani yang sepertinya menjadi pendiam

‘dia kenapa bukannya tadi dia yang paling bersemangat?’-batinku

“wahhh…. Mana punya kalian sini biar ku ukur..” ucap salah satu pegawai dan aku pun memberikan sisa potongan spaghettinya

“wahhh….0,5 centi meter…” ucap pegawai itu antusias

“sepertinya kita menemukan pemenangnya… siapa nama kalian?” tanya pegwai tersebut

“hmmm… ini hyun hani… dan saya choi seungcheol…” ucapku

“wahh… kalau begitu selamat kepada choi seungcheol.. dan hyun hani… kalian mendapatkan bearing couple tersebut… yee…” seru sang pegawai tersebut lalu di sambut tepuk tangan oleh para penonton yang melihat

—–

Seungcheol Pov End^

Author Pov^

Hani dan seungcheol pun, sudah menemukan kado yang cocok untuk di berikan kepada temannya hani yaitu sepatu

Mereka pun segera berjalan kearah parkiran lalu memasuki mobil, lalu pulang

‘aigoooo…. Jantung ku… kenpa ini? Aigoooo kenapa aku masih membayangkan tentang perlombaan tadi….’-batin hani

“ahh… hani paboya…” ucap hani kecil lalu menyenderkan kepalanya ke jendela mobil

“waeyo? Neo gwaenchana?” tanya seungcheol menahan tawanya

‘kkkkk…. Muka hani merah padam apa ia malu karna perlombaan tadi??’-batinku

“aniyooo…. Nan gwaenchana…” ucap hani lemas

—-

Akhirnya mereka pun sampai di depan rumah hani

“chaa… sampai…” ucap seungcheol sambil tersenyum kearah hani

“ne… gomawo… sudah mengantarkan ku pulang…. Annyeong seungcheol ah…” ucap hani lalu membuka pintu mobil seungcheol

“ahh chamkkamman…” ucap seungcheol sambil memegang tangan hani…” ucap seungcheol tiba tiba

“waeyo?” tanya hani bingung lalu menghadap kearah seungcheol

‘cup~’

Tiba tiba saja seungcheol mencium pipi hani

“ne… annyeong… sampai bertemu besok…” ucap seungcheol berbisik tepat di telinga hani

‘ige mwoya…. Aigoo… jantungku….’-batin hani

Hani pun langsung menggeleng gelengkan kepalanya berulang kali

“ne… annyeong…” ucap hani buru buru lalu keluar dari mobil seungcheol dan langsung memasuki rumahnya, bahkan hani lupa menutup pintu mobilnya seungcheol.

“kkkkkk…. Kawaii ne…” kekeh seungcheol.

Author Pov end^

To

  Be

Continued ~~

:v

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s