[SVT FREELANCE] – [Chaptered] Your My Healing (Part 16)

Title : Your My Healing

Author : Jehwakim

Cast :- Hyun Hani (you/oc)

    – Choi Seungcheol as Scoups Svt

    – Kim MinGyu as Mingyu Svt

Genre : Romance, school life

Rating : 15+

Length : Chaptered

Author Pov^

“fighting!! Seungcheol oppa……!!” teriak orang orang heboh saat melihat seungcheol yang sedang mendrible bola basket

“kim taehyung oppa…. Fighting!!! Taehyung oppa….!!”

“suga oppa saranghae…. Fighting!!”

Teriakan orang orang tersebut  memenuhi lapangan basket ini

Hani yang hanya bisa mendengarkan teriakan teriakan tersebut pun hanya bisa menghela nafasnya kasar

‘seungcheol apakah ia marah padaku?’-batinku

Hani , gadis itu masih memikirkan tentang kejadian kemarin, dimana seungcheol yang mendiaminya di mobil.

“mianhae…” lirih hani

“yeahhhh…… seungcheol oppa chukkae!” ucap orang orang di sekitar lapangan

“eoh? Sudah selesai? “ ucap hani kaget

“ne… kau terlalu banyak melamun… dari tadi…” ucap Joshua

“ahh ne… “ ucap hani

“kajja kita ke ruang ganti….” Ucap Joshua

Hani pun langsung mengikuti apa kata Joshua

.

.

Sesampainya di ruang ganti, hani pun langsung di sambut hangat oleh taehyung

“kyaaaa hani ah… kita menang….” Ucap taehyung sambil memeluk hani

“ne ne… chukkae… “ ucap hani sambil melepaskan pelukan taehyung

“kau tidak memberi selamat untuk seungcheol?” tanya taehyung

“chukkae seungcheol ahh….” Ucap hani sambil tersenyum ramah pada seungcheol

“ne.. gomawo..” ucap seungcheol datar

“mwoya?” tanya taehyung bingung

“aku duluan ne…. mingyu sedang menjalankan operasi aku harus segera ke rumah sakit….” Ucap seungcheol terburu buru lalu meninggalkan teman temannya

Hani yang melihat tingkah seungcheol pun hanya bisa membiarkannya, mungkin seungcheol benar benar marah padanya,

‘percuma saja kalau aku menghentikannya… dia juga pasti tetap mengabaikan ku’-batin hani

“seungcheol kenapa? Kenapa dia jadi seperti itu?” tanya taehyung penasaran

“mungkin karna.. mingyu sedang di operasi jadi dia sperti itu…” ucap hani

“ahhh ne… arraseo… aku kira kalian bertengkar..” ucap taehyung

“ne… sepertinya aku juga akan ke rumah sakit… annyeong chingudeul… sekali lagi selamat ne… atas kemenangan kalian….” Ucap hani sambil tersenyum manis lalu keluar dari ruang ganti

—-

Dengan terburu buru hani pun berlari menuju ruang operasi mingyu

“eommonim… kapan operasinya selesai?” ucap hani terburu buru saat sesampainya ia di depan ruang operasi mingyu

“entahlah… mungkin lima belas menit lagi…” ucap eomma mingyu khawatir

‘kenapa tidak ada seungcheol? Kemana dia bukankah dia seharusnya disini?’- ucap hani dalam hati sambil melihat ke sekitar ruang operasi mingyu

“semoga mingyu selamat…” ucap eomma mingyu sambil mengepalkan kedua tangannya

“hmm… gwaenchana eommnim… mingyu pasti selamat…dia kan kuat…” ucap ku sambil menggemgam tangan eomma mingyu

“ne gomawo hani ah…” ucap eomma mingyu lalu memeluk hani

—-

Seungcheol pun berjalan menuju ruang operasi mingyu, sesampainya di depan ruang operasi mingyu ia pun melihat hani dan eomma nya yang sedang berpelukan

Lampu ruangan operasi pun berubah menjadi warna hijau menandakan operasi sudah selesai

Hani pun langsung melepaskan pelukannya pada eomma mingyu dan melihat kearah seungcheol

‘kriet..’

Pintu ruang operasi terbuka, menampakan orang berbaju berwarna hijau  dan memakai masker dan sarung tangan keluar dari ruangan tersebut

“jadii…. Bagaimana uisa nim??” tanya eomma mingyu khawatir

“hhahh…”

hela nafas sang dokter

“operasinya berjalan lancar…. Tapi anak ibu harus di rawat inap dulu… sampai kondisinya benar benar pulih…” ucap dokter

“benarkah? Ahhh terimakasih dokter…. Gomapseubnida….” Ucap eomma mingyu senang sambil membungkukan badannya 90 derajat

“ahhh…. Syukurlah…” ucap hani tak kalah senang bahkan tanpa sadar hani pun sudah meneteskan air mata bahagianya

Dan seungcheol pun yang menyaksikan eomma dan hani nya yang menangis karna terharu itu pun langsung menyunggingkan senyumannya

“kalian boleh menjenguknya… mingyu akan kami pindahkan ke ruangan inap…” ucap dokter

—–

“eommonim… aku pulang dulu…” ucap hani lalu beranjak dari duduknya

“eh?? Mingyu saja belum sadar kau ingin pulang?” tanya eomma mingyu bingung

“besok aku pindah ke busan… jadi mmm… aku harus beres beres rumah…” ucap hani

“ahh begitu… ne… hati hati… biar aku panggilkan seungcheol untuk mengantar mu pulang” ucap eomma mingyu

“ah tidak usah… dia mungkin lelah karna habis olimpiade basket tadi… aku bisa pulang sendiri… mmm.. eommonim apa aku boleh menitipkan ini?” ucap hani lalu memberika 2 buah amplop

“apa ini?” tanya eomma mingyu bingung

“yang berwarna kuning untuk mingyu… yang berwarna hijau untuk seungcheol… tolong berikan kepada mereka ne…. aku pulang dulu annyeong…” ucap hani lalu keluar dari ruang inap mingyu

—–

“ahhh….. “ hela nafas seungcheol kasar sambil menduduki sofa di ruang tamunya

Dia pun merogoh sakunya dan menemukan sebuah amplop berwarna hijau yang di berikan eommanya tadi

Flashback

“seungcheol ah… ini dari hani…” ucap eomma seungcheol sambil memberi amplop itu

“ige mwoya?” tanya seungcheol bingung

“molla… kau baca saja sendiri…” ucap eomma seungcheol

Flashback end

Seungcheol pun dengan penasaran membuka amplop itu dan dia pun mulai membaca tulisan tangan hani

From : hani

To : Seungcheol

Seungcheol ah…besok hari terakhirku di seoul… bisakah kau ke rumah ku besok jam 11 pagi ? jam 12 aku sudah berangkat…

Begitulah isi pesan hani

‘apa ini? Apa dia akan mengucapkan selamat tinggal?’ batin seungcheol

‘mungkin seharusnya aku tidak usah datang… aku benar benar harus melupakannya…. Hani terlalu baik untuk ku…’ batin seungcheol

Seungcheol pun langsung membuang surat tersebut kedalam tong sampah kecil yang ada di kamarnya

—–

“hahhh… ini barangku yang terakhir…” ucap hani sambil membawa kantong plastic berwarna biru laut itu lalu ia memberikan kantong itu kepada supirnya

“tidak ada yang tertinggal?” tanya ahjumma

“mmm… tidak ada..” jawab hani

Hani pun melihat jam tangan nya dan disitu menunjukan pukul 11 , hani pun segara keluar rumah

‘apa seungcheol datang ke rumah ku?’- batin hani

Sesampainya hani di depan rumahnya ia pun tidak melihat apapun selain melihat supirnya yang kini tengah meletakan barang barang hani ke bagasi mobilnya

“hahhh…. Mungkin jalanannya macet… aku harus menunggunya…” ucap hani lalu duduk di depan pintu gerbang rumahnya..

1jam kemudian

Hani pun melihat jam tangannya dan jam pun sudah menunjukan pukul 12 siang

“dia tidak datang…” ucap hani lirih dan tanpa hani sadari pun air matany kini sudah menetes dari pelupuk matanya

“haaah… kajja… kita berangkat sekarang….” Ucap hani sambil mengusap air matanya

Hani pun memasuk mobilnya, lalu supirnya pun mengendarai mobil tersebut

“mmm… bisakah aku ke rumah temanku dulu? Aku ingin memberikan sesuatu padanya…” ucap hani kepada supirnya

“ne…” ucap supir hani

—-

Kini hani berdiri di depan rumah teman sekelasnya yaitu ‘Park Jimin’

Dia pun langsung menekan bel rumahnya dan tidak butuh waktu lama park jimin pun langsung membukakan pintu

“eoh? Hani” ucap jimin yang sepertinya terkejut

“hehe… aku akan pindah ke busan….” Ucap hani

“aigoooo… tak bisakah kau tetap disini?” tanya jimin

“inginnya sih begitu… tapi tidaj bisa…. Oh iya… bisakah kau memberika ini pada seungcheol?” tanya hani lalu memberikan amplop berwarna biru muda

“eoh? Kenapa kalian bertengkar?” tanya jimin

“mm… aku pergi dulu ne… annyeong….” Ucap hani lalu masuk ke dalam mobilnya

—-

Disisi lain.. terihat mingyu yang sedang membuka amplop berwarna kuning yang di berikan eommanya tadi pagi

From : Hani

To : mingyu

Mingyu… chukkae^^ kau sudah berhasil melakukan operasi… mianhae,, aku tidak bisa berkunjung ke rumah sakit mu… mungkin kau membaca surat ini pun ketika aku sedang perjalanan ke busan atau memang aku sudah sampai busan..

Mingyu ah.. kalau kau tidak keberatan… aku ingin kau bilang kepada seungcheol.. kalau aku minta maaf.. aku sungguh sungguh minta maaf… aku tidak tau… kesalahan ku apa… tapi seungcheol menjauhiku sejak kemarin… aku merasa bersalah padanya… bilang padanya aku minta maaf

Hmm… kurasa sudah aku menulis suratnya

Aku harap kau dan seungcheol akur… ^^

Semoga kalian sekeluarga sehat selalu^^

Dan… mianhae karna sudah mengganggu waktu istirahat mu.

Setelah membaca surat itu, mingyu pun langsung menolehkan kepalanya pada seungcheol yang kini tengah asyik duduk di sofa sambil bermain game di ponselnya

“seungcheol ah… hani pindah ke busan” ucap mingyu sedikit kesal

“aku tau…” ucap seungcheol datar

“kau tidak menemuinya? Bukankah kau menyukainya?” tanya mingyu kesal

“cih… kau tau… kau menjauhi hani.. dan gara gara itu hani jadi merasa bersalah… dan dia mencoba untuk meminta maaf padamu tapi kau selalu menghidar… memangnya dia salah apa padamu eoh???” tanya mingyu kesal

“aku… tidak bisa bersamanya… hani terlalu baik untukku…” ucap seungcheol lirih

“kalau aku melarangnya…. Dan memaksanya untuk tinggal disini…. Itu hanya akan mempersulit dia… “ ucap seungcheol

“tapi setidaknya…. Kau itu mengucapkan selamat tinggal…. Atau apa… kau ini… apa kau senang??? Hah? Menjauhi hani seperti itu sampai sampai hani merasa bersalah padamu eoh??” tanya mingyu kesal

Seungcheol pun hanya diam dan menghentikan permainan game nya yg ada di ponselnya itu

“sebainya kau susul dia…” ucap mingyu

“dia sudah pergi…. Dia berangkat jam 12 siang…” ucap seungcheol irih

“kau menyesal? Cihhh…. Benar kata hani saat aku bertemu dengannya… kau itu pecundang…” ucap mingyu sinis

Seungcheol pun langsung berdiri dari duduk nya dan berlari keluar dari ruangan inap mingyu, mingyu yang melihat itu pun hanya bisa menyunggingkan senyumannya.

Author pov End^

Tbc ~~~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s