[Ficlet] Five Steps towards You

Angelina Triaf ©2017 Present

Five Steps towards You

Hoshi & Sejeong | Slice of Life | G | Ficlet

0o0

Gundah bertandang tanpa pandang bulu, kebetulan kali ini ia datang menghampiriku. Kata orang segala yang ada di dunia ini hanyalah perihal waktu, namun tidak bagiku. Kurasa yang terpenting adalah usaha untuk mendapatkannya juga bagaimana hal tersebut akan berjalan nantinya.

Ambil saja contoh diriku yang kini tengah menatap langit senja dengan bias oranye yang cantik. Ini sudah hari kelima, omong-omong. Duduk termenung tanpa melakukan apa pun tampaknya sama sekali tak membantu. Malah aku semakin bingung, sebenarnya tujuan apa yang ingin kucapai dalam hidup?

Belajar sungguh-sungguh, masuk perguruan tinggi ternama, bekerja sesuai minat dan beberapa hal lain yang sudah kulakukan. Semua itu telah tercapai, tapi terasa masih ada yang kurang. Seperti gadis kecil yang tersenyum kepada semua orang, ia hanya bersikap manis lantaran sang ibu yang meminta. Masih polos dan lugu, serta kebingungan, bisa jadi. Begitulah diriku saat ini.

Mungkin sudah saatnya bagimu untuk mencari pendamping hidup, tiba-tiba satu kalimat itu muncul dalam kepalaku, menarik kesadaranku keluar dari zona nyamannya, mencoba berkelakar dengan fakta dan probabilitas. Terima kasih kepada teman-temanku, dalam kasus ini Jun dan Wonwoo.

Kupikir belum jadi sebuah hal penting mengingat aku masih terbilang muda untuk mengikat diri dalam sebuah komitmen yang banyak orang bilang sekali seumur hidup―aku mulai meragukan hal ini sejak tetanggaku, sebut saja Paman Jung, nyatanya telah menikah empat kali dengan kegagalan yang sama.

Iya, menikah, mengikat diriku dengan seorang wanita di luar sana yang mungkin masih menunggu di mana kiranya jodohnya berada. Aku pun masih berandai-andai, karena pada dasarnya hal tersebut belum terpikirkan sampai sejauh itu.

Aku hanya ingin menjalani sesuatu yang berbeda, di luar kebiasaan namun tetap dalam satu jalur yang sama. Mungkin jalan-jalan menikmati pemandangan, atau membuat beberapa lagu sembari duduk di tepi pantai. Semacam itu, tapi tetap saja hampa.

Ruang kosong di dalam tubuhku ini masih sangat banyak dan lapang. Terutama di bagian hatinya.

O, tunggu, tadi aku bilang apa?

“Hoshi-kun?”

Kata orang―lagi-lagi―cahaya yang para wanita pancarkan dari wajah mereka hanyalah bentuk bayangan imajiner lantaran perspektif yang tepat tengah bersinggungan dengan pandangan mata. Ya, kurasa aku sedang mengalami hal itu sekarang.

“Wah, benar Hoshi, ya?”

Bisa jadi ada seorang wanita yang mulai lelah menunggu kehadiranku dalam kehidupannya, terus berdiri di tepi jalan itu dengan penuh harap. Sebaliknya, mungkinkah justru aku yang tanpa sadar terdiam hingga jalan setapak ini kini tak hanya dijejaki oleh diriku seorang?

“Se … Jeong?”

Daebak, kupikir lelaki paling populer satu sekolah ini tak akan ingat namaku.”

Belajar sungguh-sungguh, masuk perguruan tinggi ternama, bekerja sesuai minat dan beberapa hal lain yang sudah kulakukan. Bagaimana bisa aku terlalu mengejar obsesi akan kesempurnaan hidup hingga mampu melupakan satu keping memori di masa lalu?

“Bagaimana aku bisa lupa dengan gadis yang pernah kusukai …?”

“Apa?”

“O, eum―itu … apa yang kau lakukan di pantai ini?”

Senyumnya masih sama, lebih cantik dari mentari senja. “Hanya berkeliling, mencari inspirasi menulis. Kau?”

Sedang mencari di mana jodohku …, “Sama, mencari inspirasi juga.”

Menikah. Mungkin kata itu terlalu membebani untukku saat ini. Tapi yang jelas, setidaknya aku sudah menemukan di mana diriku akan berakhir nantinya. Lima langkah lagi hingga mampu menggapaimu. Tersenyum menatapmu, bicara padamu, memegang tanganmu, mengucap janji bersamamu sampai hidup bahagia selamanya denganmu.

FIN

  • Don’t waste your time just laying on bed and do nothing. Don’t ignore affections that people give to you. Don’t pretend that your life isn’t that beautiful. Let’s find something or someone which/who can make us appreciate even the least thing.
  • Tbh I miss to write stories like I used to (and I miss Sunyoung badly ㅠㅠ). Maybe I’ll publish a series later, so don’t forget to keep visiting this blog! Love!
Iklan

2 thoughts on “[Ficlet] Five Steps towards You

  1. LIMA LANGKAH MENUJU JODOH 😂😂 Huwaaaa aku kangen sama tulisannya kanjel. IG apdet nya kpn kak? 😂 /digetok

    Ih Hoshi narasinya yg terakhir sweet sekaligus unyu xD Jadi tambah kangen 😘 Nyari jodoh itu emang paling gampang ke pantai. Pertama kali baca ff Hoshi & Sejeong. Rasanya aneh tapi mereka kyk punya kemistri /apasih ji -_-

    Nice fic as always kanjel-ku 😘😘😘

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s