[Series] Bulan Oktober: Seperti Keluarga

Angelina Triaf ©2017 Present

Bulan Oktober: Seperti Keluarga

Kwon Hoshi | Slice of Life, Friendship | G | Series

Sendirian itu menyebalkan. Bersama kalian, aku merasa bahwa rumah bukan sekadar sebuah persegi dengan banyak ruangan di dalamnya.

0o0

Genap 17 tahun Hoshi melihat salju di dunia ini. Kenangan tentang merayakan natal bersama keluarga terkasih muncul begitu saja dalam benak, sayang sekali saat ini bukan waktu yang tepat untuk menangis dan jadi pemuda cengeng seperti dirinya beberapa tahun silam. Salah satu teman di perkumpulan mengajaknya makan malam bersama, Hoshi sangat bersyukur setidaknya tahun ini ia tidak sendirian di rumah.

“Masakan ibumu enak,” Hoshi membuka pembicaraan setelah sebelumnya hanya diam dan tersenyum ketika orang lain bergurau di meja makan.

Lantaran sudah larut, temannya meminta Hoshi agar menginap saja barang semalam. Ia janji akan membangunkan Hoshi besok subuh agar ia tidak terlambat untuk mengantarkan koran. Pagi ini Hoshi diberi libur oleh bosnya, omong-omong. Hanya satu hari tetapi baginya itu sudah cukup untuk rehat sejenak dari kepenatan.

“Ibuku jarang masak, kau beruntung bisa makan masakannya malam ini, hahaha,” Doyoung, pemuda dengan nyanyian paling indah yang pernah Hoshi kenal, kini mulai merapikan sofa di kamarnya sebagai tempat tidur bagi Hoshi nanti. “Kapan-kapan kalau ibuku masak enak lagi akan kubawakan ke tempat latihan.”

“Doyoung,” panggil Hoshi tiba-tiba, tak menghiraukan ucapan Doyoung barusan.

“Ya?”

“Maaf kalau kau merasa bagaimana, tapi aku penasaran, kenapa anak dari keluarga berada sepertimu mau ikut latihan di perkumpulan yang kebanyakan isinya anak-anak sepertiku yang harus bekerja keras untuk hidup?”

Semakin bertambah usia, Hoshi tak lagi menjadi pemuda yang naif. Ia sadar bahwa lingkungannya sangat mementingkan strata sosial―orang berada berteman dengan orang berada, orang susah berteman dengan orang susah. Ia yang tumbuh tanpa bimbingan orangtua sejak kecil mungkin melewatkan satu pelajaran hidup yang cukup penting dalam kasus ini.

Bukan wajah tersinggung atau apa, justru senyum manis khas Doyoung yang Hoshi dapatkan. “Well, aku mendapatkan banyak pengalaman seru di tempat kita berlatih, lebih dari yang kudapatkan di sekolah maupun tempat lain. Kalian … sudah seperti keluargaku.”

Keluarga, ya?

Keluarga adalah mereka yang membuatmu merasa nyaman bagai di rumah. Bukankah itu berarti Hoshi juga tidak sendirian di dunia ini? Ada Doyoung dan teman-teman lain yang sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri, menggantikan posisi ayah dan ibunya yang telah lebih dulu dipanggil Tuhan untuk menjalani kehidupan di tempat yang lebih baik.

2 of 7 ― fin

Iklan

2 thoughts on “[Series] Bulan Oktober: Seperti Keluarga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s