[SVT FREELANCE] Aku Menang (Ficlet)

Aku Menang

(Ficlet) Aku Menang

Tieka Park©COPYRIGHT

“Dan aku mau kau..”

.

|| Mingyu | Romance /bleh, not sure | PG-13 | Ficlet ||

.

Dalam sebuah hubungan, rasa-rasanya tak lengkap jika tak ada kompetensi. Itu adalah dasar pemikiran dari dua orang; Kim Mingyu dan Han Luna. Keduanya membuat garis berbeda dari kebanyakan pasangan lainnya. Jika sebuah pasangan bingung hendak makan dimana, maka keduanya akan menarik satu sama lain untuk singgah ke berbagai tempat. Jika sebuah pasangan lebih menikmati tontonan layar lebar, maka keduanya memilih jendela kecil apartement mereka dengan segelas coklat hangat buatan Mingyu. Jika sebuah pasangan lebih menikmati waktu sore dengan jalan berdua di pinggiran sungai Han, maka keduanya akan lebih memilih bermain basket untuk mencetak skor paling tinggi. Sang pemenang akan mendapatkan apa yang diinginkannya dan sejauh ini, gelar pemenang selalu dipegang oleh Luna—pebasket junior dulunya. Permintaan Luna bermacam-macam, mulai dari menggendongnya hingga ke subway terdekat, memijat pundaknya atau sekedar satu pelukan sudah cukup untuk Luna pribadi.

Kini tepat pukul 6 pagi dan merupakan pagi sejuk—dingin. Luna merapatkan diri pada tubuh Mingyu bahkan melilitkan tangan lelaki tersebut ke tubuhnya di bawah hangat selimut mereka. Sesekali Luna bergumam dingin, Mingyu yang mendengar akan merapatkan senggang jarak mereka yang nyaris punah.

“Hei, kau tidak akan ke kantor hari ini?” tanya Mingyu menerpa-nerpa daun telinga Luna dengan napas hangatnya.

“Aku benci kenyataan.” Sahut Luna terpaksa membuka katupan mata dan turun dari kasur dengan lenguhan terpanjang.

Luna merenggangkan otot-otot badannya, Mingyu secara tiba-tiba berlari keluar kamar sembari berteriak. “Pemenangnya adalah yang selesai menggosok gigi pertama kali!”

“Hey! Tung— kau curang!” Luna mengejar.

Gelak tawa mereka rampun mengisi apartement. Mingyu yang terlebih dahulu masuk ke dalam kamar mandi mencoba menutup pintu kamar mandi. Luna mendorong cukup kuat hingga pintu terbuka kembali. Oh, sial, Mingyu sudah mulai menggosok giginya. Luna meraih sikat giginya. Mingyu mencegah tindakan tersebut, menarik tubuh Luna menjauh dari wastafel. Berkali-kali Luna meneriaki sang kekasih di sela canda tawa mereka. Luna lupa seberapa benci dirinya pada pagi.

Mingyu mengeluarkan jurus pamungkas, lelaki itu mengangkat Luna dan mendudukkan gadisnya di atas pundak kokoh. Luna sempat menjerit namun kemudian berpegang teguh pada kepala Mingyu dengan sikat gigi tergenggam di tangan kanan—tanpa pasta gigi. Selagi Luna tertawa dengan tingkah bodoh mereka, Mingyu menyelesaikan sikat giginya. Mingyu menurunkan Luna dan mendudukkan sang kekasih di atas wastafel.

Mereka berciuman.

“Aku menang,”

“Hmm,” jawab Luna berirama. “Aku membiarkanmu menang kali ini. Sebutkan keinginanmu Tuan Kim?” godanya. “Kau ingin aku membuatkan sarapanmu untuk pagi ini? Atau aku mentraktirmu untuk makan malam hari ini? Oh, atau haruskah aku menemanimu malam ini?”

Mingyu menggeleng ditiap opsi yang diberikan oleh Luna.

“Baiklah. Katakan.” Tantangnya, ia siap walau Mingyu akan menyuruhnya untuk berjalan dengan kedua tangan. Jarang-jarang Mingyu menang, jadi untuk mewujudkan keinginan lelaki ini bukan sesuatu yang salah.

“Kau harus menikah denganku,”

Hening.

Luna baru melakukan pergerakan ketika lelaki tinggi berambut hitam itu membuka genggaman tangannya yang berisikan sebuah cincin manis. Luna menutup mulutnya dengan kedua tangan.

Luna ingin berteriak.

Luna ingin menangis.

Luna ingin tertawa.

Seluruh perasaan tercampur ketika Mingyu dan Luna memiliki perasaan campur-aduk yang sama. Pertama mereka berteriak bersama kemudian perlahan berubah menjadi tawa manis hingga dahi mereka bertemu dan Luna meluncurkan air mata pertamanya. Luna melilit erat Mingyu, erat sangat erat.

“Kau menang,”

“Aku menang.”

End.

TiekaPark©COPYRIGHT

Note WARNING: ABSTRAK, ACAK, TYPO(S), GAJE

Iklan

2 respons untuk ‘[SVT FREELANCE] Aku Menang (Ficlet)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s